Rabu, 23 Mei 2012

sebuah nama sebuah bencana



Hanya sebuah nama yang selalu hadir di benakku. Nama itu adalah namamu .. orang yang pernah mengisi hari hariku selama satu bulan tahun lalu.. ya persis tahun lalu saat akhir tahun kedua ku di universitas. Aku berkenalan denganmu tanpa sengaja. Karena sebuah kebetulan yang mengharuskan kita mengenal satu orang yang sama, kebetulan yang mengharuskan kita bersama dalam satu kelas selama satu semester. Kebetulan yang digariskan..
Pertama kali aku mengenalmu aku sungguh kagum akan kemandirianmu. Sikap dewasa mu dan cara berfikir yang jauh dari usia mu.
Kau begitu special di mataku hingga aku pernah menjulukimu the answer of all my pray. Yah aku terlalu naïf saat itu, karena aku baru mengenalmu dan aku sudah memiliki perasaan yang lebih untukmu. Aku tak tahu sebenarnya apa yang menarikku kepadamu. It just happened tanpa bisa aku kendalikan. Perasaanku padamu muncul begitu saja.
aku kagum dengan kepintaranmu. Karena kamu itu mendekati tipe idealku sebagai kekasihku. Kau pintar, mau bekerja keras, dan semua yang aku lihat darimu merupakan yang istimewa untukku.
Aku tak tahu apa yang kau fikirkan saat kita mulai dekat dan kau membuatku lebih jatuh cinta dengan sikap sikap manismu. Jujur saja aku tidak pernah mengalami ini sebelumnya. Merasa dicintai meskipun kenyataannya mungkin tidak seperti itu. Tapi sungguh aku bahagia bisa merasa dicintai olehmu walau hanya sesaat. Meskipun itu hanya halusinasiku saja.
Hanya sebuah nama yang selalu terfikir olehku. Hanya namamu saja yang ada di otakku. Aku hampir gila karena terus memikirkan orang yang mungkin sudah tidak mengingat pernah berpacaran denganku.
Aku merasa sangat bodoh tapi begitulah keadaanya. BEGITULAH KENYATAANNYA !!
Kau mungkin bisa menjadikanku pelampiasan sakit hatimu pada masa lalu mu. Tapi aku yang tulus mencintaimu..
Apa aku pernah memintamu melupakannya? Apa aku pernah memintamu berubah?
Sungguh aku menyukaimu apa adanya. Tak pernahkah kau menyadari itu semua?
Tak bisakah kau melihat kesungguhanku mencintaimu dengan sempurna? Aku mencintaimu..
Sudah setahun berlalu sejak kau mencampakanku begitu saja. Tapi kenapa masih saja sakit yang ku rasakan setiap bertemu denganmu. Setiap aku mendengar namamu…
Nama itu yang pernah menjadi malaikat pelindung bagiku. Dan nama itu pula yang pernah menhempaskanku jatuh berkeping keping..
Saat aku melihatmu bersama seorang gadis dan berlalu di hadapanku tanpa merasa bersalah, itu membuatku amat sangat terpukul. Begitu mudahnya kau berpindah dari satu wanita ke wanita yang lain. Semudah itukah?
Mungkin mudah bagimu untuk mencari penggantiku, karena aku tidak ada artinya bagimu. Aku hanyala intermezzo antara masa lalu menuju masa depanmu. Aku hanya sebuah selingan kekosonganmu saja. Mana mungkin kau akan mengingatku sebagai sesuatu yang berharga yang pernah kau miliki. Aku bagai sebutir pasir dalam jutaan pasir pasir lain yang pernah kau miliki. Tak berharga sama sekali.
Tapi kamu adalah yang paling berharga yang pernah ku miliki. Begitu tidak adilnya dunia ini. Aku mencintai seseorang yang tak mencintaiku. Oh sungguh tidah adil..
Kemudian aku bertanya pada diriku sendiri, kenapa takdir harus mempertemukan kami berdua? Kehidupanku sudah bahagia ketika dia belum datang.
Kenapa aku harus jatuh cinta pada orang yang salah? Memang cinta tidak bisa memilih kepada siapa ia akan jatuh. Tapi dia bukan orang yang tepat!
Kau bukan orang yang tepat, yang tuhan kirim untukku. Tapi kenapa kau muncul? Apa tuhan punya rencana lain dengan mengadirkan kamu dalam hidupku? Aku tak tahu pasti. Yang jelas dia bukan orang yang tepat. Lalu dimana orang yang tepat itu? Apa aku pernah bertemu dengannya? Ataukah aku harus menunggu beberapa lama untuk bertemu denganmu?
Ah aku bisa gilaaaa jika terus menerus memikirkanmu !!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar