You
let me “Dawn”
Ketika
kebimbangan melanda setiap insan
Hanya satu
yang selalu diharapkan
Kepastian
atas semua pertanyaan yang seakan menghantui setiap pikiran
Dan jika
rasa itu hadir
Aku akan
terus mencari dan mencari
Kemana
kepastian itu pergi
Tak pernah
ada logika yang sejalan dengan hati
Karena
keduanya beriringan tanpa kepastian Kemana mereka akan menuju
Kebahagiaankah
atau kesedihankah ia akan berlabuh
Tanpa tahu
arah aku terus mencari sebuah kepastian itu
Kulihat di
ujung sana ada sebuah pelita cahaya
Menerangi
sebagian dari kegelapan ini
Kuterus
melihat cahaya itu hingga akhirnya cahaya itupun menghilang
Baru aku
tahu cahaya itu adalah cahaya matahari ketika terbangun dari mimpi panjangnya
Cahaya di
pagi hari yang sangat menentramkan jiwa tapi sungguh menyilaukan
Cahaya itu
bernama fajar
Ya, fajar
yang ada ketika matahari mulai menunjukkan keanggunannya menyirami bumi dengan
sinarnya
Belum aku
menikmati indahnya sinar itu
Awan kelam
menutupi keindahan alam yang tercipta oleh sang maha segalanya
Membawaku
kedalam kegelapan yang sudah tak asing lagi bagiku
Ketika
sebelum fajar menyinari bumi dan isinya
Rasa tentram
seketika berubah menjadi kesunyian
Kehampaan
yang sering kurasakan
Saat itulah
aku tersadar kenapa aku menyukai cahaya itu……
Tidak ada komentar:
Posting Komentar