Minggu, 15 April 2012

first for me


You let me “Dawn”

Ketika kebimbangan melanda setiap insan
Hanya satu yang selalu diharapkan
Kepastian atas semua pertanyaan yang seakan menghantui setiap pikiran

Dan jika rasa itu hadir
Aku akan terus mencari dan mencari
Kemana kepastian itu pergi

Tak pernah ada logika yang sejalan dengan hati
Karena keduanya beriringan tanpa kepastian Kemana mereka akan menuju
Kebahagiaankah atau kesedihankah ia akan berlabuh

Tanpa tahu arah aku terus mencari sebuah kepastian itu
Kulihat di ujung sana ada sebuah pelita cahaya
Menerangi sebagian dari kegelapan ini
Kuterus melihat cahaya itu hingga akhirnya cahaya itupun menghilang

Baru aku tahu cahaya itu adalah cahaya matahari ketika terbangun dari mimpi panjangnya
Cahaya di pagi hari yang sangat menentramkan jiwa tapi sungguh menyilaukan
Cahaya itu bernama fajar
Ya, fajar yang ada ketika matahari mulai menunjukkan keanggunannya menyirami bumi dengan sinarnya


Belum aku menikmati indahnya sinar itu
Awan kelam menutupi keindahan alam yang tercipta oleh sang maha segalanya
Membawaku kedalam kegelapan yang sudah tak asing lagi bagiku
Ketika sebelum fajar menyinari bumi dan isinya

Rasa tentram seketika berubah menjadi kesunyian
Kehampaan yang sering kurasakan

Saat itulah aku tersadar kenapa aku menyukai cahaya itu……


Tidak ada komentar:

Posting Komentar