Akhirnya jam menunjukkan angka 12
dan angka mulai bertambah
Kedewasaan masih jauh dari harapan
Kekanak kanakan masih melekat erat
Setiap aku berfikir entah apa yang
terjadi aku selalu berhenti pada sosok pria bernama fajar
Aku tak tau apa yang dia miliki
sehingga membuat aku lupa diri
Dia orang yang udah nyakitin tapi
masih kau pikirkan hingga sekarang
Apa aku sudah gila? Mungkin.
Karena satu satunya hal yang aku
ingat adalah fajar
Aku sadar betapa bodohnya aku ini
Tapi entah kenapa sosoknya seakan
menghantui pikiranku
Dia seperti udara yang ku hirup
Dia seperti darah yang mengalir
dalam diriku
Setiap aku bernafas terselip
namanya terdengar sanubari
Fajar..fajar..fajar..
Makin lama aku makin tahu sifat dia
yang sebenarnya
Tapi anehnya sosok itu tak pernah
lepas dari otakku…
Bisa jadi aku terkena syndrome
fajaritis..
Penyakit otak dan hati yang selalu
terpusat pada sebuah nama dan sosok
Tanpa mempedulikan kenyataan yang
terjadi
Seolah aku terus hidup di negeri
dongeng yang berharap dia akan kembali dan hidup bahagia
Tapi sayang itu hanya sebuah
dongeng yang tak mungkin terwujud
Tidak ada komentar:
Posting Komentar