aku terlalu takut untuk jatuh
melihat masa depan yang membentang
menanti untuk ku jelajahi
sesaat ku berfikir
melihat asa yang ada
dan kepedihan masa lalu
bimbang ku melangkah
ku takut terjatuh
ku sadari ad jurang dibawah sana
ku lirik sesaat dan ku takut jatuh
kedua kalinya
ingin ku melangkah pasti pada masa depan
namun kepedihan membayangi langkahku
seakan menahan langkah
ku ingin merajut masa depan
tapi terlalu takut tertusuk
untuk kedua kalinya
aku melihat seseorang diseberang sana
menatapku iba
mengulurkan tangannya
menjagaku tetap tegap
tapi aku ragu padanya
terlalu takut dia seperti orang itu
pria penuh kemunafikan itu
wajah lugunya bisa saja menipu
tangan tegapnya bisa saja fiktif
terlalu takut aku berharap
akan kebahagiaan itu
pantaskah aku akan kebahagiaan?
mempukah aku melangkah?
diakah orang itu ?
aku masih sangsi
lalu bagaimana dengan aku
akankah aku terbelenggu
dengan masa lalu
atau aku beranikan diri melangkah
mengambil semua resiko yang ada
maaf aku belum berani
menerima kegagalan itu
bahkan kebahagiaannya sekalipun
ku hanya ingin diam disini
diseberang jalan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar